berawal dari satu titik di sebuah malam
ketika hati kita saling tercabik
lalu kau merajuk
“ajak aku ke peraduanmu”
aku ingin tapi tak punya nyali
ketika titik itu menepi
kau masih di sana
berkata hal yang sama:
“ajak aku ke peraduanmu”
aku tak kuasa
kali ini hatiku lantak
kini titik itu menyatu
menjadi kita
kupenuhi keinginanmu
kuturuti cintamu
titik itu tumbuh
bersemi berseri
01-01-07

0 Tanggapan ke “titik”