Lagu kucing garong mencakar-cakar telinga
saat matahari masih sulit menembus petakan rumah yang berhimpit
anak-anak fasih menyanyikannya
jika ada yang tak hapal sang ibu menuntunnya
‘Kelakuan si kucing garong……
main sikat main embat apa sing liwat’
Langkah-langkah sepatu mulai hilir mudik
dari jendela yang sempit terlihat mata-mata yang memancarkan harapan
hari ini rezeki bisa didapat
buat biaya sekolah ani, janu, indra dan lainnya
Lagu kucing garong berhenti mengerang
berganti suara tukang sayur yang datang
ada ikan yang lunglai
bayam dan petai
semua harga bisa dinegosiasi
tergantung isi kantong pembeli
Menuju tengah hari suara-suara itu sepi
hanya bau ikan asin merayap dari sudut-sudut pintu yang terbuka
Aku masih di sini merajut bait-bait kesendirian
sambil sesekali menghisap bau got yang menyeruak
Juni 2007

0 Tanggapan ke “Gang Sempit 1”