Angin pagi ini semilir-semilir. Si hitam biru yang sedari tadi malam sudah dibersihkan dan bannya sudah disemir kinclong..clong akhirnya dikeluarkan. Di luar udara tersaput mendung. Lagu SMS mengiringi kayuhan saya menuju ujung gang. Anak-anak masih ramai berkeliaran.
Hmm….cuaca pagi ini sungguh bersahabat, tak ada matahari menyengat. Kayuhan sepedapun lancar hingga saya harus memasuki jalan Pejaten Raya yang padat. Sebelumnya tukang tambal ban langganan menjadi tujuan untuk menambah angin ban. “Tumben siang pak,” kata tukang itu. “Tapi biar siang lumayan teduh nih pak,” katanya lagi.
Dimulailah ritual itu: Memasang masker demi menghindari polusi yang menggila. Apalagi di perempatan Republika saat kendaraan lain berhenti menunggu lampu menyala hijau. Asap adalah siksaan yang harus diantisipasi.
Meski bukan punggung kerbau, tanjakan di Pejaten Barat lumayan menguras tenaga. Nah ini dia masalahnya, masker seperti menghambat oksigen ke paru-paru. Dan yang sering terjadi adalah kelelahan yang mendera setelah melewati tanjakan tadi. Belum lagi selesai menikmati turunan, tanjakan di depan SMIP Paramitha sudah menghadang. Sementara mobil di depan dan motor sliwar-sliwer dengan asapnya yang alamak…….
Pertigaan Kemang adalah siksaan berikutnya. Angkot yang selebor dan motor dengan knalpot segede gaban membuat pernafasan ini tambah tak nikmat. Membuka masker bukan pilihan yang tepat.
Untung lampu segera berganti hijau dan melesatlah si patrol melewati kopaja penghasil polusi yang berjalan tersendat-sendat kelebihan penumpang. Jalan Kemang Dalam adalah pilihan favorit. Di sini akhirnya masker saya buka. Duh rasanya maknyus udara pagi dengan pepohonan yang rindang lumayan untuk dihirup walau cuma sebentar.
Keluar dari kawasan Kemang dalam, masker wajib dipakai lagi. Selain polusi dari knalpot kendaraan, debu yang mengepul-ngepul di jalan adalah musuh yang harus dilawan.
Seandainya udara pagi ini bisa saya hirup tanpa mengenakan masker sepanjang jalan….betapa indahnya…..
Juni 2007
Perjalanan

0 Tanggapan ke “Aku Ingin Melepas Masker Sebentar Saja”