Dua kali akhir pekan ini saya kebetulan memberikan pelatihan jurnalistik buat anak-anak pemulung di Bantar Gebang. Mereka ternyata jarang sekali membaca koran. Yang mereka tahu hanya satu koran: Koran Sindo. Itupun karena koran ini sering diiklankan di televisi.
Budaya membaca memang masih minim karena selain belajar kebanyakan dari mereka juga harus ikut membantu orangtua mereka memulung sampah di Tempat Pembuangan Akhir di Bantar Gebang.
Berkubang dengan sampah sudah jadi hal yang biasa buat mereka. Tapi ketika mereka diminta untuk memotret setiap kegiatan yang ada di sekitarnya itu hal yang cukup sulit. Tapi ternyata mereka lancar menggunakan kamera dan memotret kehidupan di sekitar mereka. Berikut foto-fotonya:
Fadila-merawat beko
Dasir-Memilih Sampah
Siti-K Mencari rezeki
Nurlela-Menimbang sampah
Siti Fatimah-Berburu Rezeki
Topik-Betulkan beko
Robin-Nenek Bekerja Keras
Nita-Ada Yang indah di BG

0 Tanggapan ke “Anak Bantar Gebang Motret”