Saat sekolah dulu saya ingin sekali cepat-cepat keluar kelas. Keluyuran ke sana kemari sekadar untuk menghilangkan pikiran yang jenuh karena doktrin-doktrin pelajaran yang membuat oksigen di otak serasa cepat habis.
Suara bel ibarat panggilan malaikat penyelamat dari siksaan guru-guru yang terus nyerocos dengan teori-teori kimia hingga sejarah yang salah kaprah. Hingga suatu saat saya pernah diusir keluar hanya karena menginterupsi guru sejarah. “Sudah bel bu,” kata saya waktu itu.
Rupanya suara bel, celotehan guru tentang rumus-rumus atom dan fisika bisa juga membuat saya kangen. Seandainya saja ada jam waktu, mungkin saya ingin melalui kembali masa-masa sekolah dulu. Saya pun berangan-angan menjadi murid yang baik, pintar, dan tentu saja bisa punya pacar yang cantik biar kisah hidup jadi tambah romantis.
Ah, mengulang sejarah tentu tak bisa. Tapi bertemu teman-teman lama pastilah bisa. Karena itu, saat milis alumni sekolah tiba-tiba saja semarak, hati ini sungguh gembira. Wah, bisa lagi bertemu teman-teman lama yang hampir 15 tahun ini tak bersua. Bagaimana pula rupa mereka?

Arif Putra Swasana MC yang pandai menghangatkan suasana.

Komentar Terakhir