Arsip untuk Oktober, 2007

Rindu

d:

Hati ini tungkap saat rindu membelenggu

di sini aku menebak teka-teki yang tak kunjung usai terjawab

diantara belantara tebal alismu

di sela indah bulu matamu

kamu menemukan persembunyian tergelapku

saat rinai bertubi-tubi menyerang

diantara stasiun kumal penuh debu

disela riuh gesekan roda kereta yang menyayat-nyayat

Lanjutkan membaca ‘Rindu’

ustad

semalam datang seorang ustad

dia bilang enak jadi karyawan

tiap awal bulan uang ditangan

jadi ustad belum tentu

semalam datang ustad

istrinya tengah hamil dua bulan

setiap ke dokter cuma bertanya saja delapan puluh ribu

jadi ustad berjam-jam ditanya gak ada bayarannya

ustad bukan profesi katanya

jual madu itu profesi sebenarnya

malam menerawang

keluhan berkurang

yang penting katanya: jangan lupa mendaras qur’an

hati tentram jiwa tenang

Buat ustad I 

Maaf

Malam lebaran

bulan di atas kuburan

(sitor situmorang)

Lebaran boleh berbeda tapi semangat saling memaafkan haruslah sama. Kepada semuanya saya mohon maaf lahir batin…..segala kata yang salah kadang menyinggung mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.

Buat yang mudik hati-hati di jalan. Kembali lagi ke Jakarta jangan bawa tambahan orang ya…..udah sumpek nih kota…..

Minal Aidin Walfaidzin

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H

Pulang

Setiap matahari surup aku ingin selalu kembali padamu

lalu menerawang jingga yang hinggap pada kenangan-kenangan

tentang kepergianmu ke negeri hijau

kau bilang: “masih ingat saat kepergianku dulu? kau menangis lalu bergerak menahan lenganku?”

Di sana engkau menguarkan kerinduan

“Aku ingin pulang lalu memelukmu”

kini kita bersitatap

kau terdiam lama

bibirmu bisu

lidahmu kelu

aku kaku

perlahan tangan halusmu meraih jemariku

kemana lagi engkau akan pergi?

Myanmar oh Burma…..


Ada kisah lain dari kekejaman junta militer Burma di bawah kepemimpinan Jenderal Than Swe. Mereka adalah para eksil muslim yang kini menetap di rawa-rawa kotor di perbatasan Bangladesh.

Nama camp ini Tal. Di dalamnya tinggal 8.000 pengungsi yang menjadi korban dari junta militer. Pengungsi ini merupakan suku minoritas Rohingya yang beragama Islam.

Hidup mereka kini terlunta-lunta. Pemerintah setempat tidak mengakui keberadaan mereka. Untuk hidup para pengungsi ini harus mendapatkan uang dengan berbagai cara seperti mengemis, membalak hutan, dan prostitusi.

Penderitaan mereka teramat parah. Dengan permukiman seadanya, mereka terbakar saat terik dan basah dikala hujan. Tapi mereka bahagia dengan keadaan ini ketimbang hidup di Burma. “Mereka (Junta) menghancurkan komunitas muslim),” kata Dudu Miah seorang pekerja sosial.

Junta mengambil tanah mereka untuk dibangun kamp militer, dan menyeret para kaum pria untuk bekerja paksa dan sama sekali tak memberi pendidikan. “Bahkan kami harus mendapat izin menikah dan untuk punya anak,” lanjut Dudu.

Cerita di atas disarikan dari: http://news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/7019882.stm

Kini para biksu pun dibunuh dan ditangkap karena bergerak menentang kekejaman junta. Negeri yang mayoritas beragama Budha itu kini meradang. Koneksi internet diputus. Dilarang berkumpul lebih dari lima orang dan aktivis satu persatu ditangkap tanpa pengadilan yang jelas.

Indonesia sebagai salah satu negara terbesar di ASEAN seharusnya cepat bergerak menanggapi masalah Burma ini. Menekan Burma dengan sanksi ekonomi mungkin malah akan memperparah keadaan masyarakat yang sudah teramat sulit sejak pemerintah menaikkan harga BBM hingga 500 persen.

Lewat tekanan diplomatis, dari berbagai negara, semoga junta segera tumbang dan demokrasi mekar di sana. Semoga……


Wajah

Tentang seorang yang ingin berbagi tentang apa saja

Today’s Quote

"Justice and freedom for Palestinians is the key that will open this door." Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dalam surat terbukanya pada Presiden AS Barack Hussein Obama menanggapi pernyataan Obama bahwa dia akan memperbaiki hubungan dunia Islam.

Corong

logobg2wday YUK RAMAI-RAMAI KE B2W DAY 29 AGUSTUS 2008

 

Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031