Arsip untuk Maret 5th, 2008

Basse dan Bahir

Basse dan Bahir terbaring kaku. Di rumah kontrakannya yang serba semrawut. Basse kurus kering, begitu pula Bahir anaknya. Keduanya mati oleh sebab yang sudah lama kita tak dengar di negeri ini: kelaparan.

Basse tak memilih untuk mati kelaparan. Dia berusaha untuk memberi makan dia dan anak-anaknya dengan uang yang kadang diberi suaminya yang seorang tukang becak. Tapi Basse tak kuasa menahan lapar yang amat sangat sehingga ia harus mati.

Tuhan mungkin mengambil keputusan yang tepat. Dia memanggil Basse untuk menampar wajah kita yang selama ini terlena dengan kemewahan dan kemakmuran negeri ini. Atau karena kita terlena menonton sinetron yang padat dengan kemewahan semu itu?

Saat masih hidup, Basse tak ingin merepotkan tetangganya dengan meminta beras. Dia ingin berusaha sendiri untuk mendapatkan segenggam beras saja. Sayang usahanya tak cukup untuk membawa pulang makanan untuk dirinya dan anak-anaknya.

Basse meninggal ketika dia tengah mengandung. Bahir anaknya mati karena diare berat ketika perutnya sama sekali tak kemasukan nasi selama beberapa hari.

Di negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi ini, berita kematian Basse dan Bahir sungguh sebuah ironi. Ketika para wakil rakyat di DPR bersidang dengan penyejuk udara yang dingin sehingga membuat terkantuk-kantuk, di timur Indonesia, Basse meregang nyawa. Uang yang seharusnya diberikan kepada Basse sebagai warga miskin yang menurut konstitusi kita wajib dipelihara negara mungkin hanya berhenti di perut-perut buncit anggota dewan.

Kematian Basse menjadi tanda macetnya birokrasi di negeri ini. Ketika asuransi kesehatan warga miskin digembar-gemborkan pemerintah terus ditingkatkan, tapi Basse tak mencicipinya. Dia tak pula mendapat jatah raskin (beras untuk rakyat miskin) yang mungkin ditilep pejabat-pejabat di pemerintahan.

Beberapa hari sebelum kematian Basse, berita tentang tawuran antar mahasiswa di Makassar memenuhi ruang televisi. Mahasiswa tak sadar bahwa tugasnya bukan baku hantam, tetapi menyelamatkan orang-orang seperti Daeng Basse.

Kita tak harus malu atau bersembunyi dibalik semua kegagapan menghadapi berita kematian Basse karena kelaparan. Sejak sekarang seharusnya kita sering bertanya mungkin pada tetangga sekitar kita, apakah mereka tak kelaparan hari ini?


Wajah

Tentang seorang yang ingin berbagi tentang apa saja

Today’s Quote

"Justice and freedom for Palestinians is the key that will open this door." Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dalam surat terbukanya pada Presiden AS Barack Hussein Obama menanggapi pernyataan Obama bahwa dia akan memperbaiki hubungan dunia Islam.

Corong

logobg2wday YUK RAMAI-RAMAI KE B2W DAY 29 AGUSTUS 2008

 

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31