Tak sehari-harinya Tessi tampil dengan pakaian maskulin. Bekas anggota Srimulat itu kembali moksa menjadi Kabul. Hanya tersisa gaya tangannya yang gemulai dengan cincin batu segede gaban yang menghiasi jarinya menandakan sisa-sisa Tessi dalam tubuhnya.
Tessi eh Kabul, tak leluasa lagi bergaya bak perempuan di depan layar kaca. Dia kesrimpet peraturan Komisi Penyiaran Indonesia yang dikeluarkan awal bulan ini. Dalam surat keputusan yang baru itu komisi melarang tayangan kebanci-bancian di televisi:

Komentar Terakhir