Jakarta Pagi Ini

Jakarta pagi ini terbenam ribuan kendaraan yang berjejal berebut sekeping jalan yang seperti tak mampu lagi menampung beban. Motor-motor meraung-raung berseliweran seenaknya. Rambu diterjang, lampu merah bukan batasan. Mata mereka nyalang, seakan tak rela jalannya direbut setiap inci adalah milik mereka tak boleh seorang pun melewatinya.

Anak-anak sekolah yang terkantuk-kantuk di mobil-mobil mewah menikmati pemandangan teman-temannya yang melirik ke kiri kanan sekadar untuk menyeberang. Di kanan mobilnya, metromini reyot meringkik terantuk beban yang tak kuasa dibendungnya. Anak-anak sekolah bergelantungan.

Jakarta pagi ini adalah segudang keruwetan. Angkutan umum menjadi barang usang yang enggan ditumpangi. “Capek, berdiri dari ujung ke ujung.” Alasan memang selalu bisa dicari-cari. Duduk bernikmat-nikmat di dalam mobil sambil mendengarkan penyiar yang bercanda-canda di radio kemudian mendengarkan lagu melow yang sedang ngetop.

Kabut asap menyelimuti udara kota ini. Gedung-gedung bertingkat yang seharusnya pagi itu terlihat indah, hampir semuanya tertutup kabut asap. Nafas sesak. Dan kita melihat orang-orang tua yang tertatih mendatangi kantor pos untuk mengambil uang pensiun mereka. Gajian di hari tua agar bisa memberi sedikit uang buat cucu……..

Manusia Jakarta mungkin makhluk paling buas di negeri ini. Motor-motor enggan memberi sedikit saja ruang bagi penyeberang jalan. Mereka berebut ke depan, entah untuk apa. Aku seperti makhluk terasing yang mendengar gonggongan klakson hanya karena menunggu lampu berwarna hijau.

Cobalah bedah kepala mereka yang berada di jalan, mungkin setumpuk timbal ada di kepala mereka. Timbal yang mereka hasilkan karena asap knalpot mereka. Tapi apakah mereka pernah berpikir, ketika mengeluarkan berjuta asap ke udara, maka tak cuma udara Jakarta yang sesak dan tercemar.

Udara menjadi berubah, iklim jadi tak menentu. Nelayan sulit lagi menghitung hari yang tepat untuk melaut karena cuaca selalu berubah. Petani tak lagi berpatokan pada musim, karena ilmu yang diberi nenek moyang tentang masa tanam kini sudah tak berlaku lagi.

Sementara orang-orang kota asik masyuk di sudut-sudut pusat perbelanjaan, kafe, restoran dengan kendaraan yang berjejal-jelal di ruang parkirnya. Orang-orang kota tak sadar, beras yang mereka makan, sayur yang dihidangkan adalah hasil kerja para petani. Petani yang tak punya lagi sawah, petani yang tak lagi punya irigasi……

Jakarta pagi ini memuakkan…….

1 Tanggapan ke “Jakarta Pagi Ini”



Tinggalkan Balasan




Wajah

Tentang seorang yang ingin berbagi tentang apa saja

Today’s Quote

"Justice and freedom for Palestinians is the key that will open this door." Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dalam surat terbukanya pada Presiden AS Barack Hussein Obama menanggapi pernyataan Obama bahwa dia akan memperbaiki hubungan dunia Islam.

Corong

logobg2wday YUK RAMAI-RAMAI KE B2W DAY 29 AGUSTUS 2008

 

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930