kau masih ingat getar dawai biola di ujung taman itu,
ketika hari beranjak lelah dan hujan turun rintik-rintik?
saat itu aku menitipkan benih rindu pada hatimu yang terkelu
kau masih ingat ketika kita didera hujan pada malam yang tak berkesudahan?
ketika itu pohon rindu itu telah tumbuh riuh
karena aku merawatnya dengan penuh kesabaran
kau masih ingat ketika kita saling bertengkar karena pohon rinduku kau anggap palsu?
saat itu kau menuduhku telah berselingkuh dengan waktu
padahal aku telah meramu waktu untuk bersamamu
kini rindu itu membelenggu
pada hujan aku mengadu:
“mengapa kau tak juga hadir padahal hujan telah surut?”

0 Tanggapan ke “Ingatkah Kau?”